Jenis – Jenis Gigi Palsu

gigi hiuTahukah anda kalau gigi hiu dapat berganti hingga 30.000 kali sepanjang hidupnya? Bahkan begitu giginya terlepas maka gigi baru langsung akan mengisi bagian yang baru terlepas tadi. Enak bukan? Abang hiu yang imut dan menggemaskan dijamin tidak akan pernah merasakan bagaimana rasanya memiliki mulut ompong. Hahaha. Sayangnya seperti yang telah kita ketahui selama ini, manusia tidak seberuntung hiu. Sepanjang hidupnya gigi manusia hanya berganti 1 kali saja yaitu dari gigi sulung (anak-anak) ke permanen (dewasa).

Lantas apa yang terjadi ketika gigi permanen kita terlepas, hancur, atau terpaksa harus dicabut? Saat ini solusi yang tersedia hanya ada 2, yang pertama adalah dengan membiarkan gigi kita ompong, atau yang kedua yaitu dengan membuat gigi palsu di dokter gigi. “Memangnya gigi palsu bisa dibuat sama seperti gigi asli ya dok?”, untuk pertanyaan seperti itu tampaknya peribahasa lama dapat digunakan.

“Ada uang, ada rupa”

Gigi palsu secara umum dapat dibedakan menjadi 2, yaitu gigi palsu lepasan dan gigi palsu cekat (permanen). Masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Gigi palsu lepasan umumnya lebih murah dan mudah dibuat serta dirawat, namun jenis ini juga memiliki kelemahan yaitu secara estetika (penampilan) jenis ini kurang baik dan lebih kentara sebagai gigi palsu. Sementara itu gigi palsu cekat sangat dianjurkan bagi orang yang mementingkan estetika karena bentuk dan bahannya yang sangat baik, namun tentu saja ada kelemahannya. Yang paling utama dan sering membuat orang-orang menjadi ragu adalah dari segi biaya yang jauh lebih mahal dari gigi lepasan.

GIGI PALSU LEPASAN

Akrilik

Jenis ini merupakan jenis yang paling umum dan termasuk yang paling tua digunakan. Jenis ini juga merupakan jenis yang paling ekonomis. Gigi palsu akrilik menggunakan plat akrilik berwarna merah muda yang kaku dan tebal. Sangat baik digunakan pada orang yang memiliki kehilangan gigi dalam jumlah banyak, sayangnya gigi palsu jenis ini sering kali memerlukan bantuan kawat sebagai pegangannya agar tidak mudah terlepas. Plat tebal dan kawat inilah yang membuat gigi lepasan akrilik menjadi kurang baik secara estetik, kurang nyaman digunakan, dan akhirnya membuatnya mulai ditinggalkan.

akrilik partial

Free End Akrilik

akrilik partial 2

Partial Akrilik

akrilik full denture

Full Denture Akrilik

Kerangka Logam

Apabila pada gigi lepasan akrilik menggunakan plat akrilik tebal sebagai basisnya maka gigi jenis ini menggunakan kerangka dari logam sehingga dapat dibuat menjadi lebih tipis dan ringan dan akhirnya menjadikan jenis ini lebih nyaman digunakan. Namun seperti halnya pada jenis dengan plat akrilik, jenis ini juga memerlukan pegangan yang hampir menyerupai kawat pada gigi lepasan akrilik. Hal tersebut menyebabkan gigi jenis ini tidak jauh berbeda dari gigi lepasan akrilik dari segi estetika. Kelemahan lain adalah dari segi biaya, kerangka logam merupakan jenis gigi palsu lepasan yang paling mahal.

kerangka logam

Kerangka Logam

kerangka logam 2

Kerangka Logam

Valplast (Flexi Denture)

Tidak seperti gigi lepasan akrilik dan kerangka logam yang kaku, valplast memiliki plat yang lebih fleksibel dan tipis. Plat fleksibel pada valplast ini bahkan berwarna nyaris transparan sehingga secara estetik plat ini termasuk sangat baik dan paling nyaman digunakan. Karena sifatnya yang fleksibel tadi maka gigi palsu jenis ini juga tidak memerlukan bantuan kawat untuk berpegangan pada gigi sebelahnya, sebuah nilai tambah kembali dari segi estetik. Secara ekonomi juga gigi jenis ini masih cukup terjangkau, maka bisa ditebak bukan? Segala kelebihan tadi membuat valplast menjadi gigi palsu lepasan yang paling dicari saat ini.

valplast

Valplast

valplast 2

Valplast

GIGI PALSU CEKAT (PERMANEN)

Crown (Mahkota) Porselen

Sebenarnya crown porselen kurang tepat disebut sebagai gigi palsu karena tidak benar-benar menggantikan gigi yang hilang, tetapi masih dapat kita bahas disini karena berhubungan dengan jenis gigi cekat yang akan kita bahas selanjutnya. Crown porselen merupakan pilihan untuk mahkota gigi yang patah atau hilang dalam jumlah yang cukup besar namun secara umum giginya sendiri masih sehat dan kuat sehingga tidak perlu dicabut. Untuk memasang crown maka dokter gigi perlu mengecilkan dan membentuk sisa mahkota pada gigi tersebut agar kemudian dapat dibuatkan crown yang pas dan baik. Apabila kehilangan mahkota yang terjadi sangat besar (mahkota gigi yang tersisa sangat sedikit) dan telah mengenai ruang pulpa (saraf) gigi maka dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu dan dibuatkan mahkota pasak. Perbedaan keduanya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

crown porselen 2

Crown Porselen

crown porselen

Crown Porselen

mahkota pasak

Mahkota Pasak

Pada gigi yang terpaksa harus dicabut maka harus dibuatkan gigi palsu yang sesungguhnya, nah sesuai janji saya tadi jenis yang berhubungan dengan crown porselen ini adalah gigi tiruan jembatan.

Gigi Tiruan Jembatan (Bridge)

Sebelum kemunculan implant, gigi jembatan adalah gigi palsu cekat yang paling umum digunakan. Menggunakan bahan porselen, gigi ini umumnya sangat baik secara estetik. Kelemahannya adalah penggunaan gigi sebelahnya sebagai pegangan. Berbeda dengan gigi lepasan yang menggunakan plat dan kawat sebagai pegangan, gigi jembatan sesuai namanya mengandalkan gigi disebelahnya secara harfiah. Untuk dapat memasang gigi jembatan pada tempat yg ompong maka dokter gigi juga harus mengecilkan gigi disebelahnya untuk kemudian dibuatkan crown yang menyatu / menyambung dengan gigi palsu pada bagian yang ompong. Pada kehilangan 1 gigi misalkan, maka kita harus membuat gigi palsu sebanyak 3 buah seperti pada gambar dibawah.

GT Jembatan

Gigi Tiruan Jembatan

Tentunya sangat sayang bukan? Demi mengganti 1 gigi yang hilang kita harus mengorbankan 2 gigi lainnya. Hal inilah yang menjadi kelemahan terbesar dari gigi palsu jenis ini.

Dental Implant

Jenis gigi palsu yang akan kita bahas terakhir ini adalah jenis yang sedang popular saat ini. Tidak seperti jenis lainnya, implant tidak memerlukan gigi lain sebagai penyangga. Implant merupakan gigi tiruan yang berdiri sendiri, paling mendekati gigi asli baik dari tampilan maupun fungsi dan bentuknya secara keseluruhan. Umumnya implant gigi terbagi menjadi 2 bagian terpisah yaitu akar buatan dan mahkota. Bagian pertama yaitu akar buatan ini ditanam langsung pada gusi dan tulang rahang pada bagian yang hilang.  Karena ditanam langsung pada rahang maka implant juga memiliki resiko yang cukup besar. Implant gigi akan dikatakan berhasil apabila tubuh pasien (tulang dan gusi) dapat menerima bahan implant yang tertanam dengan baik tanpa menimbulkan masalah. Saat ini tingkat keberhasilan pemasangan implant sangatlah besar, sehingga semakin menambah kepopuleran gigi palsu jenis ini. Sangat nyaman, menyerupai gigi asli, bergengsi tinggi. Sayangnya biaya pemasangan dental implant saat ini masih sangat tinggi, bahkan di beberapa daerah di Indonesia biaya pemasangannya dapat mencapai belasan bahkan puluhan juta per gigi.

dental implant

Dental Implant

dental implant 2

Dental Implant

Bagaimana? Sudah mendapat bayangan gigi palsu mana yang paling cocok untuk anda? Ingatlah, gigi manusia hanya berganti 1 kali seumur hidupnya. Maka dari itu rawatlah gigi anda dengan baik, tambal lubang gigi sebelum terlanjur parah dan kontrol kesehatan gigi anda tiap 6 bulan sekali ke dokter gigi. Senyum sehat, hidup bahagia.

 

Denpasar Dentist

Lokasi praktek : Jl. Gatot Subroto VI no.5 Denpasar (100 meter sebelah utara RS Puri Bunda) -> peta

Praktek Siang : 10.00 – 13.00

Praktek Sore : 16.00 – 20.00

Iklan
Categories: Pengetahuan | Tag: , , , , , , , , , , , ,

Navigasi pos

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: